Minggu, 16 Mei 2010

Lokasi Wisata di Kota Cirebon Bagian I


Kota Cirebon adalah Kota Pelabuhan yang memiliki 2 Pelabuhan, pertama Pelabuhan Muara Jati untuk bongkar muat barang dan Pelabuhan Nelayan Kejawanan yang merupakan pelabuhan nelayan terbesar di Jawa Barat. Kota Cirebon memiliki luas yang terkecil dibanding dengan kota-kota yang ada di wilayah propinsi Jawa Barat. Kota Cirebon memiliki 5 Kecamatan dan 22 Kelurahan. Kota Cirebon memiliki posisi Strategis yakni berada di jalur pantura disamping dekat dengan perbatasan Jawa Tengah dan Jawa barat, sehingga Kota cirebon adalah termsuk kota transit antara Jawa Tengah dan Jawa Barat. Kota Cirebon juga dikenal sebagai Kota Agamis sebagaimana diceritakan pada postingan terdahulu. Selanjutnya kita akan ceritakan mengenai Lokasi Wisata yang ada di kota Cirebon.

Kebanyakan objek wisata yang ada di kota cirebon memiliki hubungan secara Kultural histories atau berkaitan dengan awal pembentukan berdirinya kota cirebon, sehingga objek wisata yang ada lebih menampilkan jenis wisata sejarah dan budaya. Yaitu :

1. Kraton Kasepuhan


Keraton kasepuhan berada di wilayah kelurahan Kasepuhan, kecamatan Lemahwungkuk. Dari terminal harjamukti arahnya ke timur laut, sekitar 20 menit dengan naik becak atau 30 menit dari stasiun Kejaksaan kea rah selatan.

Kraton Kasepuhan dahulunya bernama Kraton Pakungwati, dengan Caruban Nagari sebagai kerajaannya. Sekarang Kraton Kesepuhan menjadi objek wisata unggulan Kota Cirebon, didirikan oleh Syekh Syarif Hidayatullah pada 1529 M atau 1451 tahun saka. Nama Kasepuhan sendiri muncul setelah pelantikan Sultan Sepuh I yaitu PR Samsudin Martawijaya pada tahun 1679 (tercatat pada Daghregister gehouden in casteel Batavia 1624-1682 : RH Unang Sunardjo, SH)

2. Masjid Agung Sang Cipta Rasa


Masjid ini masih merupakan bagian dari Kraton Kasepuhan, letaknya di sebelah barat alun-alun Sangkalabuwana luas arealnya + 4.750 m2, menurut historisnya masjid Agung Sang Cipta Rasa didirikan pada tahun 1422 tahun Saka atau 1500 Masehi.yang pelaksanaan pembangunannya di pimpin oleh Sunan Kalijaga. Nama Masjid Sang Cipta Rasa sendiri mempunyai Makna Filosofi Sang berarti Agung, Cipta berarti Bangunan sedang rasa berarti manfaat, sehingga arti kata Sang Cpta Rasa maksudnya berarti Bangunan yang memilki Manfaat yang Agung/besar yang dikaitkan dengan kegiatan syiar agama islam dan agama di tanah cirebon.

Keunikan Masjid ini yaitu dengan diadakannya adzan Pitu (tujuh Muadzin) pada setiap sholat jum’at.

3. Kraton Kanoman

Kraton Kanoman hanya berjarak + 600 m sebelah utara dari Kraton Kasepuhan. Akses jalan masuk melalui pasar tradisional Pasar Kanoman yang didalamnya berisi Berbagi macam Barang yang syarat produk untuk buah tangan atau oleh-oleh.

Kraton Kanoman adalah hasil dari pemekaran Kraton Pakungwati setelah Panembahan ratu II alias Pangeran Mas Karim wafat pada tahun 1677 masehi, atas kesepakatan dan kemufakatan melalui kebijakan Sultan Banten, Pangeran Ageng Tirtayasa, maka Kraton Kasepuhan bagi PR Samsudin Martawijaya sebagai Sultan Sepuh I, dan Kraton Kanoman dengan PR Muhammad Badridin Kartawijaya sebagai Sultan Anom!. Pelantikan keduanya terjadi pada tahun 1678.

4. Kraton Kacerbonan

Kraton Kacerbonan berada di wilayah kelurahan Pulasaren Kecamatan Pekalipan, tepatnya 1 Km sebelah barat daya dari Kraton kasepuhan dan + 500 m senelah selatan Kraton Kanoman.

Kraton Kacerbonan sebenarnya merupakan sempalan atau pemekaran dari Kraton Kanoman. Pemekaran tersebut terjadi setelah Sultan anom IV yakni PR Muhammad Khaerudin wafat, Putra Mahkota yang seharusnya menggantikan tahta diasingkan oleh Belanda ke Ambon karena dianggap sebagai pembangkang dan membrontak belanda. Ketika kembali dari pengasingan tahta sudah diduduki oleh PR. Abu sholeh Imamuddin. Atas dasar kesepakatan keluarga, akhirnya PR Anom MAdenda membangun Istana Kacerbonan, kemudian muncullah sultan Carbon I sebagai Sultan Kacerbonan pertama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar